Judul
Buku: Melawan dengan Teks
Penulis: M. Yudhie Haryono
Penerbit: Resist Book
Tahun: 2005
Jumlah Halaman: 224
Kehadiran HT, FPI, PKS, dan Majalah Sabili
menjelma kekuatan baru penegakan agama, melahirkan langkah-langkah nyata yang
setiap darinya ialah pertanda perlawanan pada sikap pemerintah dan penguasa
ambivalen dalam menentukan keputusan-keputusan menyangkut hidup beragama.
Bahasa politik menguatkan perlawanan kelompok-kelompok Islam yang semakin
sporadis terhadap AS. Di Irak, Palestina, Pakistan, Iran dan di beberapa negara
lain, sentimen anti Amerika mengumpal. Namun bahasa politik terorisme adalah pedang
bermata dua. Ia bisa menghanguskan para teroris, oposan, anarkis bahkan
demonstran, tetapi juga melahirkan perlawanan tanpa kesudahan. Fundamentalisme,
radikalisme dan terorisme harus disikapi sebagai upaya untuk mengisi kehampaan
nurani yang kelewat rasional-logis ilmiah dan keterlaluan. Merupakan perlawanan
akibat ketiadaan keadilan yang menyeluruh.
Apakah bahasa politik dan psycho-hermeneutic menjadi pisau bermata kembar
yang tajam sebagai alat pembunuh Tuhan–agama–kitab suci? Bisa jadi jawabannya
ada di buku ini.
– Koran Tempo, 12 Juni 2005
Yudhie menyatakan dalam menginterpretasikan agama, manusia sering kali
menerima sampah dan kutuknya. Sampah ialah perasaan yang menganggap benar
sendiri, sedangkan kutuk sebagai perang antaragama.
– Media Indonesia, 29 Juni 2005
Download ebook Melawan dengan Teks pdf via Google Drive:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar