Blog yang khusus menyediakan link download koran, majalah dan ebook gratis, khususnya yang berkaitan dunia pendidikan, sains dan agama

Download Buku Bre-X: Sebungkah Emas Di Kaki Pelangi pdf

 


Judul Buku: Bre-X: Sebungkah Emas Di Kaki Pelangi

Penulis: Bondan Winarno

Penerbit: Inspirasi Indonesia

Tahun: 1997

Jumlah Halaman: 280

Buku berjudul lengkap Bre-X: Sebungkah Emas di Kaki Pelangi ini merupakan buku karya Bondan Winarno yang diterbitkan pada tahun 1998 sebagai buku laporan investigasinya terhadap kasus penipuan cebakan emas di Busang, Kalimantan Timur.

Tak lama sesudah buku ini diterbitkan, Bondan Winarno sang penulis mendapatkan gugatan pengadilan yang dilayangkan oleh Ida Bagus Sudjana, Menteri Pertambangan dan Energi kala itu atas tuduhan pencemaran nama baik. Sudjana merasa bahwa dalam buku itu, Winarno menggambarkannya sebagai seorang menteri yang tidak kompeten. Menurut Winarno, seperti yang dikutip dari wawancaranya bersama Henry Adrian dalam “All That Glitters are Not Golds” (Pasti, edisi 33, 2010), tulisannya bukanlah tidak berdasar. Pers asing seperti Canadian Business juga menguatkan pendapat Winarno melalui salah satu artikelnya. Dalam buku ini, memang Winarno menulis seperti ini: “Tetapi, ia tampaknya lebih mempercayai dirinya sendiri. Ketika ia barangkali mulai 35 menyadari bahwa langkahnya kurang bijaksana, ia telah terperosok terlalu dalam, dan tak mampu keluar dari kubangan permasalahan yang diciptakannya sendiri(Winarno, 1997: 134). Lebih jauh lagi, Winarno juga menyebutkan pendapat-pendapat media asing yang menyebut inkompetensi Sudjana sebagai seorang menteri.

Pada akhirnya pengadilan memenangkan pihak Sudjana dan karena itu, Winarno diwajibkan untuk membayar sejumlah denda. Winarno juga akhirnya menarik buku ini dari pasaran. Padahal, sebelum tuntutan ini muncul, ia sempat berkeinginan menerbitkan buku ini dalam bahasa Inggris. Meskipun kalah di meja hijau, Winarno tidak pernah memenuhi tuntutan Sudjana, karena Sudjana sudah keburu meninggal (Adrian, 2010: 28). Sekarang buku ini tidak lagi beredar di pasaran.

Oryza Ardiansyah Wirawan, seorang wartawan dan kontributor Pantau, pernah menuliskan sebuah review panjang mengenai buku ini dan kasus di baliknya dalam blog pribadinya. Ia memberikan opini sebagai berikut: “Perjalanan Bre-X: Sebungkah Emas di Kaki Pelangi menyajikan potret lengkap sebuah model jurnalisme investigatif, termasuk tantangan yang dihadapinya. Sebagaimana awal sebuah reportase investigatif, buku ini dipicu oleh rasa ingin tahun sang penulis. Tanpa melihat mayat de Guzman dan hanya melakukan deduksi terhadap berita koran, Bondan sudah berani membuat tesis bahwa aksi bunuh diri sang Filipino itu palsu.” 

Melalui bukunya ini Bondan mengungkapkan dugaannya mengenai kematian de Guzman yang mencurigakan. Ia adalah satu-satunya wartawan yang 36 menuliskan bahwa de Guzman tidak tewas dalam kecelakaan maupun bunuh diri, namun sesungguhnya masih hidup dan memalsukan kematiannya sendiri. Hal ini terbukti benar ketika pada tahun 2005 Genie, istri de Guzman yang juga orang Indonesia mengaku mendapatkan telepon dan kiriman uang dari sang suami yang diduga saat ini hidup dalam persembunyian di suatu tempat di Brasil.

Keberhasilannya mengungkap kasus ini membuat buku ini banyak disebutsebut sebagai the best investigative report yang pernah ditulis oleh orang Indonesia, atau dengan kata lain karya laporan investigatif terbaik. Andreas Harsono, anggota International Consortium for Investigative Journalists (ICIJ) bersama Janet Steele juga pernah menggunakan buku ini dalam kuliah umum mereka mengenai Jurnalisme Sastrawi.

Download ebook Bre-X: Sebungkah Emas Di Kaki Pelangi pdf via Google Drive:

DOWNLOAD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar