Judul
Buku: Big Business, Poor People: Bisnis Besar Menguasai Masyarakat Miskin
Penulis: John Madeley
Penerbit:
Elex Media Komputindo
Tahun: 2014
Jumlah
Halaman: 368
Buku John Madeley yang Big Business, Poor People: How
Transnational Corporations Damage the World`s Poor atau Bisnis Besar Masyarakat
Miskin: Bagaimana Perusahaan-Perusahaan Transnasional Merusakkan Dunia
Kehidupan Orang Miskin, diterbitkan pertama kali tahun 1999 oleh Zed Books di
London. Ia diterbitkan kembali pada tahun 2008 dengan banyak penambahan
kasus-kasus baru yang terjadi di seluruh dunia (note: bdk Kata Pengantara Edisi
Kedua).
Buku ini mengulas dan melaporkan secara kasat
mata kerugian, penderitaan, pemiskinan dan perusakan sumber-sumber hidup -
lahan pertanian, air, hutan dan laut - dari masyarakat penduduk miskin di
negera-negara berkembang di Asia, Afrika dan Amerika Latin oleh globalisasi
ekonomi neoliberal saat ini yang dieksekusi oleh perusahaan-perusahaan
internasional. Setelah selesai membaca buku ini dalam versi bahasa aslinya pada
awal tahun 2012, saya merasa tergerak untuk membantu John Madeley meneruskan
informasi dan pesan-pesan yang disampaikannya dalam buku ini bagi sekitar 240
juta penduduk Indonesia dengan menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. Apa
yang diteliti, ditulis, dilaporkan dan dipesan oleh John Madeley dalam buku ini
juga amat relevan bagi Indonesia.
Pelbagai konflik di Indonesia selama ini,
seperti peristiwa Poso, Sampit, Maluku, Papua dan Revolusi 1998 yang menelan
ribuan jiwa manusia dan yang memaksa Suharto meletakkan kekuasaannya, korupsi
dan ketidakstabilan politik dan ekonomi Indonesia hingga pada masa otonomi
daerah ini sesungguhnya tidak bisa dilihat terlepas dari ketidakadilan
globalisasi ekonomi neoliberal saat ini. Ekonomi neoliberal, kata Madeley dalam
buku ini, mengancam untuk menghancurkan segala-galanya: lingkungan
(environment), peradaban manusia (human civilization), martabat manusia (human
dignity), kebudayaan (human cultures), pemerintahan kerakyatan (democracy), dan
kedaulatan negara (state sovereignty). Akarnya adalah ketamakan segelintir
orang (greed of the few). Korbannya adalah mayoritas masyarakat miskin di
Amerika Latin, Afrika dan Asia termasuk sekitar 240 juta rakyat Indonesia dari
Sabang sampai Marauke. Pemain utamanya adalah negara-negara maju industri.
Instrumen yang mereka gunakan adalah
lembaga-lembaga keuangan internasional (Bank Dunia dan IMF) dan WTO. Caranya
adalah membuka pasar bebas (free market) dan perdagangan bebas (freetrade).
Pelaksana-pelaksana lapangannya adalah perusahaan-perusahaan transnasional
dengan credo kompetisi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang tak terbatas.
Kesejahteraan manusia diukur hanya oleh pertumbuhan ekonomi dan konsumsi.
Download ebook Big Business, Poor People pdf via Google Drive:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar